Perbedaan Motor Motocross dan Enduro

Perbedaan Motor Motocross dan Enduro

Meski sama-sama sepeda motor trail, ada perbedaan antara motor untuk olahraga motocross dan enduro. Perbedaannya mulai dari karakter mesin hingga spesifikasi yang diusung. Motocross biasanya untuk perlombaan dan digunakan di sirkuit. Motor ini diciptakan untuk menghadapi rintangan buatan. Adapun motor enduro biasa untuk ”trabasan” baik di hutan atau gunung. Rudy Poa, pegiat enduro senior yang beberapa kali mewakili Indonesia di ajang Asia Cross Country Rally Championship di Thailand mengatakan dari segi spesifikasi motor trail motocross dan enduro berbeda jauh.

Motocross biasanya untuk perlombaan dan digunakan di sirkuit. Motor ini diciptakan untuk menghadapi rintangan buatan. Adapun motor enduro biasa untuk ”trabasan” baik di hutan atau gunung. Rudy Poa, pegiat enduro senior yang beberapa kali mewakili Indonesia di ajang Asia Cross Country Rally Championship di Thailand mengatakan dari segi spesifikasi motor trail motocross dan enduro berbeda jauh.

Rudy Poa, pegiat enduro senior yang beberapa kali mewakili Indonesia di ajang Asia Cross Country Rally Championship di Thailand mengatakan dari segi spesifikasi motor trail motocross dan enduro berbeda jauh.

“Motocross pakai ban belakang ukuran 19 inci. Sedangkan di enduro, ban belakangnya ukuran 18 inci. Tapi ban depan sama-sama 21 inci,” katanya kepada Kompas.com, becerapa waktu lalu. Pelek belakang motor enduro lebih kecil sehingga profil ban belakang jadi lebih tebal. Tujuannya supaya dinding ban akan lebih tebal dan mampu menyerap impak lebih baik saat melewati jalanan bebatuan.

Suspensi untuk enduro karakternya lebih lentur. Diatur tidak terlalu tinggi, dengan tujuan kaki bisa lebih menapak supaya tidak mudah lelah. “Kalau motocross suspensinya didesain untuk lompat dan mendarat keras sekali. Sedangkan untuk off road, perlu suspensi yang rebound-nya cepat. Sebab, trek yang dijumpai ada batu dan jalan bergelombang,” katanya.

Di olahraga enduro, karakter mesinnya lebih mengandalkan tenaga torsi bawah. Selain itu, rasio gir juga pastinya berbeda. Mesin untuk enduro juga harus tahan untuk permainan panjang sebab durasi olahraga enduro bisa berjam-jam. “Jadi, perbedaan utamanya ada di roda belakang, suspensi, dan karakter mesinnya,” ujar Rudy.

Meski tidak semua, di beberapa merek motor untuk enduro dilengkapi lampu depan dan belakang. Tujuannya agar pengendara punya penerangan ketika sedang berada di gunung atau hutan. Meski punya lampu depan belakang tapi motor enduro tetap tidak punya sein. Sebab peruntukkan motor enduro memang bukan untuk konsumsi jalan raya sehingga tidak ada pelat nomor.

Sumber : Kompas.com

No Comments

Post A Comment

Open chat
Hallo admin, mau tau tentang product MSD lebih lanjut.